Kotabaru (MAN Kotabaru) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu siswi MAN Kotabaru. Nihayatus Sholihah, siswi kelas XI Agama 2, berkesempatan tampil mengisi kalam ilahi dalam program siaran keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru melalui Seksi Bimas Islam. Kegiatan ini berlangsung di Radio Gema Saijaan Kotabaru pada Jumat malam (14/11/2025).
Program siaran ini mengangkat tema “Tapi Dekat: Membangun Empati Antar Iman”, sebuah tema yang menekankan pentingnya membangun sikap saling memahami dan menghargai di tengah keberagaman keyakinan. Acara dialog tersebut menghadirkan narasumber Dr. Nurzazin, M.A, Ketua DPC NU Kabupaten Kotabaru, yang menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya empati, toleransi, dan kedekatan sosial sebagai modal utama menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam suasana studio yang hangat, Nihayatus Sholihah tampil dengan penuh percaya diri saat membacakan kalam ilahi. Lantunan ayat suci yang ia sampaikan memberikan nuansa syahdu dan menambah nilai spiritual pada jalannya acara. Momen ini tentu menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri bagi madrasah.
Kepala MAN Kotabaru, Muhammad Yamin, S.Ag., M.M., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keterlibatan siswi MAN Kotabaru dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan penampilan Nihayatus menjadi bukti bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan dan komunikasi publik. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa-siswi MAN Kotabaru untuk terus berkarya, percaya diri, dan mengambil peran aktif dalam kegiatan positif yang membawa manfaat bagi umat dan daerah kita “Kami sangat bangga atas keikutsertaan Nihayatus Sholihah dalam program siaran keagamaan ini. Kesempatan seperti ini bukan hanya mengasah kemampuan peserta didik, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa madrasah mampu berkontribusi dalam syiar Islam di tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya melalui kegiatan seperti ini, piahknya terus berupaya memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk berkembang, tampil, dan berkontribusi dalam kegiatan keagamaan maupun sosial.
“Diharapkan prestasi ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk selalu semangat mengembangkan potensi diri dan membawa nama baik madrasah,”ungkapnya.




