Kotabaru (MAN Kotabaru – Kegiatan Grand Final Pemilihan Duta Bahasa MAN Kotabaru berlangsung sangat meriah dan penuh antusias. Acara puncak yang digelar di halaman madrasah ini menjadi ajang bagi para finalis untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan guru, staf, peserta didik, serta dewan juri, Kamis (13/11/25).
Para finalis tampil percaya diri dengan mengenakan pakaian adat, menghadirkan suasana yang penuh warna dan budaya. Mereka bersaing menunjukkan kecakapan berbahasa, performa, serta ketepatan dalam menjawab pertanyaan dari dewan juri.
Pada sesi akhir penilaian, terpilih M. Shidqii Fadhillah dari XI MIPA 1 sebagai Duta Bahasa Putra, dan Rara Ameliana dari kelas XE sebagai Duta Bahasa Putri MAN Kotabaru tahun 2025. Keduanya dinilai berhasil menunjukkan kemampuan komunikasi, pembawaan diri, serta kepercayaan diri yang matang.
Kepala MAN Kotabaru, Muhammad Yamin, S.Ag., M.M, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia.
“Kegiatan Duta Bahasa ini bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan wadah untuk mengembangkan karakter, kreativitas, dan kemampuan komunikasi peserta didik. Saya bangga melihat semangat dan penampilan luar biasa dari seluruh finalis. Semoga para pemenang dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya,” ujarnya.
Dari sisi penilaian, dewan juri juga memberikan tanggapan mengenai ketatnya kompetisi tahun ini.
“Menentukan pemenang bukanlah hal yang mudah karena semua finalis tampil dengan kualitas sangat baik. Setiap peserta memiliki keunggulan masing-masing. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang,” ungkap salah satu juri.
Dengan berakhirnya grand final ini, MAN Kotabaru berharap pemilihan Duta Bahasa dapat terus menjadi kegiatan positif yang menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan terhadap bahasa, serta kemampuan komunikatif para peserta didik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi madrasah yang unggul, berbudaya, dan berprestasi.




