Bencana tanah longsor landa Pulau Maradapan, Senin 29 November 2021.

Puluhan Rumah dan bangunan sekolah rusak akibat bencana ini.

“Saat dihitung mulai dari pinggir sampai ke bawah ada sekitar 31 buah rumah yang terdampak,” kata Kepala Desa Maradapan Ghazali Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (02/12).

Menurut Ghazali, saat ini di lokasi masih terkendala jaringan internet.

“Saat ini saya berada di pulau dan hanya mendapat laporan dari aparat desa melalui panggilan telepon. Berdasarkan informasi yang diterima tanah longsor terjadi di wilayah RT 03, RT 04, dan RT 05,” jelasnya.

Selain rumah-rumah warga, sambungnya, bangunan sekolah turut terdampak akibat terkena material longsor dari gunung di tengah-tengah pulau kecil tersebut.

“TK hancur, lalu sekolah yang baru dibangun juga rusak,” tambah Ghazali.

Terkait penyebab longsor, sambung Ghazali, sejak malam sebelum kejadian hujan deras mengguyur Pulau Maradapan hingga sempat memicu banjir bandang.

Lalu sekitar pukul 12.00 WITA, lanjut Ghazali, longsor pertama terjadi, namun di luar daerah perkampungan.

“Tak lama, tiba-tiba menyusul longsor yang lebih besar menimpa pemukiman warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, pergerakan tanah dilaporkan masih berlangsung dan membuat warga dihinggapi rasa takut.

Menyikapi itu, sambungnya, pihak desa mengarahkan warga untuk mengungsi ke kantor desa lebih aman karena berada di dataran rendah.

“Akan tetapi banyak yang lebih memilih mengungsi dengan menaiki perahu-perahu kecil untuk berlindung ke tempat yang lebih teduh,” imbuhnya.

Melihat kondisi ini, OSIS MAN Kotabaru yang dibimbing oleh pembina Dewi Muji Astuti, S.Pd berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban tanah longsor.

Bertempat di MAN Kotabaru, perwakilan OSIS melakukan penggalangan dana kepada seluruh peserta didik dan tenaga pendidik MAN Kotabaru.

Hingga saat ini dana yang terkumpul sebesar Rp 1,75 juta.

“Penggalangan dana yang kita lakukan ini, merupakan bentuk kepedulian kita terhadap musibah yang dialami saudara-saudara kita di Maradapan, Kalimatan Selatan. Mudah-mudahan dengan upaya dan sumbangan yang kita berikan ini, turut meringankan beban warga yang disana,” pungkas tenaga pendidik bidang Seni Budaya dan Keterampilan ini.

Sumber Berita : Dewi Muji Astuti, S.Pd ( Pembina OSIS MAN ) Kotabaru
Penulis: Siti Paridah( OSIS MAN) Kotabaru
Poto: Anggota OSIS

Categories: Berita