Tahapan seleksi penyisihan Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) hari kedua tahun 2021 di MAN Kotabaru terlihat berjalan dengan tertib.

 

Berbeda dengan hari sebelumnya, kali ini enam peserta didik MAN Kotabaru melakukan uji kompetensi mapel Biologi, Fisika, dan Kimia di Laboratorium Komputer MAN Kotabaru, Minggu (28/02).

 

Guru pembimbing mapel Fisika, Abdurrahman, S. PD saat dihubungi menjelaskan, selama kegiatan seleksi ini tidak ada kendala dan berjalan dengan tertib serta menerapkan protokol kesehatan.

 

“Untuk mapel Fisika MAN Kotabaru menurunkan Ela Rahma Sari dan Salwa Nazdifa. Keduanya berasal dari kelas XII IPA 2,” jelasnya.

 

Persiapan yang dilakukan, sambung pria yang juga menjabat Wakamad Bidang Sarana Prasarana ini, seperti penyampaian kisi-kisi soal dan latihan pembahasan soal fisika yang berbobot.

 

“Kita latih anak-anak soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Hal ini melatih peserta didik kepada kemampuan menganalisis,” paparnya.

 

Terpisah, Tenaga Pendidik MAN Kotabaru Mapel Biologi Nida Hayati, M.Pd saat dihubungi mengatakan, persiapan yang dilakukan yakni melalui diskusi secara daring bersama peserta didik yang mengikuti ajang ini.

 

“Persiapan untuk peserta seleksi KoSSMI mapel Biologi yakni Nor laily sakinah XII IPA 1 dan Muhammad Rifqi Azmi Asshidiq XI IPA 3 melalui diskusi online,” tuturnya.

 

Menurut perempuan berkacamata ini, peserta didik terus dimotivasi untuk percaya diri.

 

“Yakin atas kerja sendiri meskipun belajar tidak secara langsung tatap muka,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Tenaga Pendidik Bidang Kimia MAN Kotabaru Arifah, S. Pd, menurutnya, strategi yang dilakukan dengan membagikan link materi kepada peserta kegiatan ini.

 

“Link materi pelajaran Kimia yang sudah saya siapkan dibagikan kepada Dini Aulia Annisa kls XI IPA 1 dan Nor Rahmi Febriani kls XI IPA 2 selaku peserta dalam ajang ini,” imbuhnya.

 

Menurut Arifah, persiapan satu bulan untuk menghadapi kegiatan ini sejatinya masih kurang.

 

“Persiapan ini terasa masih kurang karena harus menjelaskam materi di semester genap yang baru berjalan dua bulan ini,” ujarnya.

 

Ia memaparkan, soal yang muncul pada ajang seleksi KoSSMI ini didominasi varian soal HOTS.

 

“Saya lihat sekilas tadi soal ada tingkatan menganalisisnya,” katanya.

 

 

Saat ini, sambungnya, terus memberi semangat pada siswa dalam belajar supaya bisa ikut bersaing dengan yang lain pada kegiatan serupa.

 

“Diharapkan kedepannya diadakan lagi kegiatan seperti ini, dan pihak panitia bisa memberikan pembahasan soal yang telah diujikan sebagai bahan mereka belajar,” harapnya.

 

Sementara itu, menurut Nida, kegiatan ini menambah wawasan dan menambah pengalaman berkompetisi di masa pandemi.

 

“Harapannya agar selalu giat belajar meski tidak langsung dibimbing oleh guru mapel,” ujarnya.

 

Sementara itu, Abdurrahman menambahkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus selaras dengan iman dan taqwa.

 

“Pintar, cerdas, memiliki prestasi perlu tetapi

ketelitian dan kejujuran lebih penting,” imbuhnya.

 

Diharapkan kedepannya, sambung pria yang juga menjabat Koordinator Ekskul PLKS ini, siswa mampu mengkaji fenomena, gejala alamiah ayat-ayat Allah yang tercipta melalui sains untuk kesejahteraan umat manusia dan mengagungkan sang pencipta (Allah Swt).

Penulis : Irfan Abdurrahmat

Foto : Masrufah

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *