“Diikutsertakannya peserta didik dalam ajang KoSSMI (Kompetensi Sains Siswa Muslim Indonesia) tingkat nasional tahun 2021 membawa misi mengharumkan nama MAN Kotabaru,” ungkap Tenaga Pendidik Bidang Matematika MAN Kotabaru Masrufah, S. Pd saat dimintai keterangan, Sabtu (27/02).

Sebanyak delapan peserta didik MAN Kotabaru diturunkan dalam berbagai kategori di kegiatan ini.

“Untuk Matematika, MAN Kotabaru mengutus Ayu Wulandari Peserta Didik XII IPA 1 dan Syafina Azzahra XI IPA 1,” jelasnya.

Tak hanya Matematika, lanjut Masrufah, ada tiga bidang lagi yang diujikan dalam ajang ini.

“Tahapan pertama itu pendaftaran 03 Januari hingga 15 Februari. Saat ini kita lagi berjuang di tahap penyisihan,” paparnya.

Berkenaan bahan materi yang akan diujikan, sambung perempuan berkacamata ini, sudah sepenuhnya diberitahukan kepada peserta didik.

“Dikarenakan pelaksanaan kegiatan ini selama pandemi dan pembelajaran masih dilakukan secara daring, dikhawatirkan penyampaiannya tidak semaksimal dibandingan dengan tatap muka,” keluhnya.

Tak mau menyerah, Masrufah menjelaskan, terus menanamkan kepada peserta didik yang mengikuti ajang ini untuk tetap optimis

“Nikmati setiap proses dalam mengikuti lomba ini berusaha semaksimal mungkin dan jangan menyerah,” ungkapnya menyemangati.

Menurutnya, peserta didik harus diajarkan rasa percaya diri dan cinta terhadap mata pelajaran sains.

“Tidak ada yang sulit dipelajar, kesulitan itu dirasakan jika tidak belajar,” tegasnya.

Di akhir penjelasan, Masrufah mengharapkan, seluruh peserta didik MAN Kotabaru tetap aktif berpartisipasi dalam mengikuti berbagai lomba seperti ini.

“Harus aktif lagi ikut kegiatan seperti ini. Khususnya lomba Sains. Sehingga terjaring saintis muslim berikutnya. Semoga salah satu saintis muslim tersebut berasal dari MAN Kotabaru,” harapnya.

Terpisah, salah satu peserta didik kelas XI IPA 1 yang mengikuti kegiatan ini, Syafina Azzahra saat dihubungi menjelaskan sudah berusaha semaksimal mungkin dalam ajang ini.

“Kurang lebih satu bulan persiapan untuk mengikuti ajang ini,” ujarnya.

Menurutnya, saat pelaksanaan kegiatan KoSSMI 2021 tidak ditemukan sedikit pun terkait koneksi dan permasalahan teknis.

“Alhamdulillah lancar saja,” jelasnya.

Syafina menambahkan, soal yang diujikan dalam kegiatan tadi sangat variatif.

Soalnya ada yang gampang dan susah. Tapi masih bisa dikerjakan,” paparnya.

Diakui Syafina, ada beberapa materi yang belum diajarkan sebelumnya.

“Namun selama masa persiapan, materi baru tadi langsung dipelajari,” ungkapnya.

Pun halnya akibat pandemi ini, sambung Syafina, keterbatasan tatap muka dengan guru pembimbing, mamaksa saya untuk belajar mandiri di rumah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa kali dilakukan tatap muka bersama guru pembimbing dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini diyakini Syafina sangat membantu dalam mengatasi kesukaran yang ditemui.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *