“Janji pelajar jangan hanya diucapkan saja. Tetapi harus dikerjakan,” kata Pembina Upacara Akhmad Syafrudin, S. H. I. S. Pd. I saat upacara bendera di lapangan MAN Kotabaru, Senin (11/11).

Tenaga Pendidik Bidang Fiqh dan Ushul Fiqh ini menjelaskan, segala sesuatu itu tergantung pada niat.

“Oleh karena itu apabila diniatkan pahala maka itu bernilai pahala. Termasuk dalam menjalankan janji pelajar yang setiap Senin diucapkan,” jelasnya.

Pelaksanaan upacara bendera ini, sambungnya, dalam rangka mengingat jasa para pahlawan.

Di depan 700 peserta didik MAN Kotabaru, Syafrudin menjelaskan, janji pelajar yang keempat itu harus diamalkan.

“Kalian sudah berjanji selalu disiplin dalam belajar. Itu harus dibiasakan sejak sekarang,” katanya.

Tak lama lagi, lanjutnya, seluruh peserta didik akan menghadapi perang. Perang menghadapi ujian akhir semester.

“Lalu apa yang disiapkan. Kita harus siapkan apa yang sudah diajarkan. Itu kalian baca. Waktu kita tinggal dua minggu lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, akan terasa dampaknya kalau materi pelajaran tidak pernah dibaca.

“Satu bulan tidak kalian baca maka dampaknya berbahaya. Nanti akan berdampak mengurangi hafalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai seorang peserta didik apabila ingin berhasil maka sebaiknya mengikuti aturan.

“Seseorang itu akan selamat apabila mengikuti aturan. Ikuti segala peraturan yang ada di MAN Kotabaru,” imbuhnya.

Lantas bagaimana cara menjalankan aturan ini? Syafrudin menjelaskan, bagi peserta didik itu seharusnya tugas dikerjakan jangan sampai tidak.

“Jadikan sesuatu yang positif itu menjadi sebuah kebiasaan. Lalu nanti berlanjut menjadi suatu kebutuhan,” pungkasnya.

Penulis / Foto : Irfan Abdurrahmat

Categories: Berita